Sunday, September 18, 2011

I now understand that you can’t force people to stay. I don’t know what I was doing for the past 2 years. I love this guy and thought I would spend more of my lifetime with him, ended up it was on of those hi bye relationship. What happened? What was I doing? I thought he love me back, and found out he didn’t love me after all that. 2 years! All these phone calls, midnight chat, all the time we spent together meant nothing. A few weeks before we end it I told him I love him, he smiled. On the day we end it I told him I love him and he didn’t say anything. Maybe he doesn’t feel for me, he doesn’t love me back. I just feel like the biggest idiot now. I tried everything to make us last. It didn’t work cos It appears he doesn’t love me back.
In fairy tales your heart belongs to someone, and that someone is suppose to love you back. But in reality, that doesn’t happen.


Wednesday, August 31, 2011

my name is Bitch

ampun.

kok ada ya orang yg peduli bener sama omongan/ apa yg gue lakuin.
ampe nulis2 di twitter dan blog nya.. dia julukin gue "bitch". yaa gapapa sih, cm gue heran aja kenapa dia kepikiran bgt ya sama gue, jadi ge-er kan.

gue ga marah atau kesel sama dia, ya ngapain juga, kaya cape aja juga mau kesel sama orang jenis begitu. cuma ya gatel aja gue penasaran, emang gue sekeren apa ya ampe dia nulis2 begitu ttg gue?! or it is because I'm doing whatever I want, that makes me a bitch?

but thanks girl buat tulisan2 dan komen2 nya, thanks buat meluangkan banyak waktunya untuk mikirin saya.. hoho...

Monday, August 22, 2011

somehow this song reminds me of you How I Go by Yellow Card. Godddd.... :____((
uca aku kangen kamu gimana gimana gimana ajdjeFHJEIVNBaijebgiuvbenvjnvsjkdnV;sh
untung ga ada yg tau blog gue. mau nangis blablandjanfuwhfehuwihfi

Monday, August 15, 2011

untung bukan artis

di kampus saya ada artis.


yah paling tidak dulu pernah seartis itu.


tapi mulutnya annoying banget. kalo di kelas suka nanya hal2 yg gak penting. yah mungkin cuma sekadar cari muka dosen. gue inget, gue pernah duduk sebelahan bangku sm dia di kelas. ya tuhan, beneran dong bawel banget mana pas subject statistic pula. waktu dia ke toilet gue yg emang lagi ngantuk sengaja naro mashed potato di kursi nya, dan pas dia balik ke kelas dan duduk hampir sederet yg tau itu nahan ketawa. tapi untung gak didudukin. gue juga bingung kalo ntar doi mewek.


anyway, suatu hari gue ketemu pacarnya di mall, sepertinya lagi shooting buat ngambil scene untuk di suatu acara infotainment mungkin, dia beli bunga buat si cw nya yg sore nantinya akan sidang. ceritanya mau surprise gitu. basabasibusuk bentar sama si cowo dan gue cabs. gue pikir, ribet juga ya jadi artis. kalo gue yg artis trus tiba2 (amit2) ga lulus padahal udah dibeliin bunga plus didatengin infotainment, nangis bombay deh gue keluar kelas. mungkin mendem di toilet ga kluar2 ampe kamera2 pada ciao.


intinya, si artis ini ternyata gak lulus. dan hebatnya dia (mungkin) bisa menahan nangis ketika keluar kelas (atau mungkin tdk akan nangis?) dan langsung lah di dikasih bunga sm si cowonya, dan di wawancara. dia blg kalo native observer nya tertarik dgn topik thesis dia dan akan menguji ulang dg melakukan presentasi ulang di jerman. pikiran pertama di kepala gue: "gila ni anak, jijay bener boong nya!"


and i keep watching her in the video..keep watching and watching.... then I realized...man, she's so tough!! maksud gue disini, hebat bgt dia bisa keluar kelas dg muka-anak-yang-lulus-sidang-thesis. yah mungkin cuma sedikit orang yg sadar di bagian itu. kebanyakan dari mereka akan berfikir "oh shit man, najis bgt bohongnya, kalo gue jadi dia gak bakal gue kaya gitu". but hey, lo gak akan pernah bisa bertukar tempat dg seseorang dan blg seenaknya "kalo gue jd dia gue gak akan begitu". no one knows....


salah satu temen gue nge-tweet begini: "Gak lulus tapi ngaku2 lulus itu lebih hina daripada jelek tapi ngaku2 ganteng". gue gak akan menyalahkan pendapat orang. terserah mau berpendapat apa, toh ga ada hubungannya jg sama gue. tapi coba lo semua berada di posisi si artis. tidak-lulus-thesis-defense. mungkin lo semua gak se tough dia. mungkin...


jadi.....beruntunglah kalian yg bukan artis.

Monday, August 1, 2011

Tuesday, July 26, 2011

Row by Jon Brion

Row, row, row your boat,
Gently down the stream.
Merrily, merrily, merrily, merrily,
Life is but a dream.

Saturday, July 23, 2011

duaribusepuluh

pengen nulis banyak hal di tahun 2010 tapi selalu bingung mau mulai dari mana. so here I am, start writing about music concert held in Germany back in 2010.

Samstag
05.Jun.10
20:00 Uhr

my first visit to Berlin. gue ber-empat sama temen2 gue kedinginan naik kereta lalu jalan kaki menuju C-Halle, tempat konser nya si Jonsi. pertama kali gue akan nonton konser di Jerman. I wasnt expected too much with this concert. itu pertama kali gue nonton konser di jerman dan emang salah banget gue berekspektasi kalo yah-paling-gitu2-aja-sound-dan-backgroundnya. dan ternyata gue salah total. pertama kali gue mau nangis nonton konser sekeren itu. beneran mata berair keren bgt. ini sih paling bangsat layer2 panggung nya dibikin dobel2 jadi seperti 3D. ini yang gue maksud:




 keren? emang keren nyet.

Kolniður



dan yahh...lo emang keren bener Jonsi...

Freitag - Sontag
18.Jun.10 - 20.Jun.10

this concert held in Eichenring Scheessel, about 3 stations from Hamburg Hauptbahnhof. the hell with the world outside but I'm going to world's #7 heaven for three days. and this is the line up artist:
                                 

Day 1
with Arra Citra and Nicky Sutandi


Paramore


Kashmere
                               



Day 2
We Are Scientist
Massive Attack


Local Natives
Stone Temple Pilot
Two Door Cinema Club
White Lies



my friends down there. thank God, I got the VIP tower Class to see Vampire Weekend performance.


with bule nyasar, Nicky Sutandi and Almira Marsheilani


Day 3

LCD Soundsystem


Vampire Weekend
Phoenix
AND YEAH YOU NAME IT! THE STROKESSS!!




this is how silly we scream


and finally die, waiting for the last train home. freezing.


niatnya gue pgn cerita satu2 ttg artist2 diatas. tapi, meeenn... banyak banget gue males ceritain satu2. and yeah, itu mungkin 3 hari terkeren di idup gue. semoga suatu hari nanti gue bakal nonton festival keren macem gitu lagi. someday....


Donnerstag
01.Jul.10
21:00 Uhr




and the last show was The Dead Weather. and yeah, they are Allison Mosshart (The Kills) and Jack White (The White Stripes). held in Huxley's Neue Welt, Berlin. this time I was only watching with Nicky. 





It's not surprising that Jack White is genius and Mosshart is awesome. they're superb! nuff said.

I just got bored I'm writing crap

Well, i dont know how to express this feeling but i feels like i use my-a-year-ago-head. This is sounds silly, but i cannot find any other good expression. Sometimes i felt lost in my head. What am I doin here? Why we talkin like this? Why people feelin sad? Why am I writing this?


In this phase of this feeling, im really sure i dont need anybody. I just have to close my eyes, pretend who i want to be, living in the past maybe, or eating donut with peanut butter on the beach. Actually i dont really understand people, well i dont understand myself either, i didnt know what is the purpose from all this shit. Oh gosh, am I bullshitting? I hate people!! I really am!!!


Man, you know when you're fucked in the head...you talk bullshit. I need an escape. Somewhere far, smells like beach, nobody knows you, silent but not too silent, you can jump from 30,000 feets but you dont break your ass off, somewhere in nowhere. Somewhere you can lean your head on. Somewhere you dont have any fuckin responsibilities. Somewhere you dont remember your shitty past. Or somewhere you dont know who you are. Okay i'll stop writing this. writing this shit is harder than I expected. i'm fuckin dizzy now.








Friday, July 22, 2011

here, there, and everywhere






jadi semuanya dimulai pada tahun 2009 lalu. I was spending my holiday back in Oregon, USA. dont have anything to do in that afternoon, so i browsed the internet and end up chatting in facebook. i dont know this boy, but i remember he ask "lo tasya yang mana?", gue pikir ni orang random amat, udah tiba2 nge add account gue, trus ngajak chatting duluan, dan ujung2nya nanya lo-tasya-yang-mana? thats a lousy question if you want to get to know about a girl. i remember my answer was "tasya yg suka main di Cimol". thats it. besok2nya kita terus chatting dan msn. suatu hari secara gak sadar gue nulis di About Me gue dengan "Write something about your Dad" dan gak gue kira (dan gak niat juga) dia message gw, he told me that his father passed away when he was little. and then he wrote about his Dad, dia blg tulisan itu gak bakal ada kalau dia gak liat About Me gue. gue merasa gak enak. setelah awkward moment itu, gue iseng ngasih dia lagu The Beatles, Here There Everywhere ke dia. gue blg ke dia kalo gue tiap denger lagu ini somehow gue jadi sakit perut dan merinding, dan dia setuju sama pendapat gue dan jadi dengerin lagu itu berulang2 lagi. lalu dia dengerin lagu yang sama gue play, di belahan bumi sebelah sana.. 

sampai saatnya gue akan balik ke Jakarta lagi, gue inget dia blg "kita main2 bareng yah nanti kalo lo di Jakarta, here's my num, see ya and have a nice flight", gue baru baca itu pas di Changi. daaaannn.. akhirnya Jakarta. kita jd sering ketemu dan yahhh klasik. he asked me to be his gf (HA-HA), gue blg gak bisa, tp setelah kita omongin panjang lebar akhirnya...well kita pacaran.

I like how he noticed about the little things in me. kaya suatu hari gue lagi nguncir rambut gue sama karet rambut kecil biru gue, terus dia ambil karet itu di rambut gue dan dia pake di jarinya. he said "aku suka warnanya, mau aku pake nanti pas main yah (he's a guitar player)". yah gue sih mikir nya lucu2 aja. jadi yaudah.

tapi gak banyak yg bisa diceritain. tp intinya kita itu kaya "gak pernah ketemu". awal2 kita pacaran pikiran gue entah dmn, dan setelah jalan 5 bulan gue merasa yakin sama dia dan mutusin buat serius. tapi gue gaktau, ternyata dia malah udah cape pacaran sama gue "yang entah lagi dmn" itu. kita jadi sering banget berantem dan akhirnya gue putusin dia. besoknya i feel so stupid to dump him, and i asked an apologize and asked him back with me. dan ternyata dia udah bener2 gak bisa. sehari sebelum kita putus, kita duduk di teras sore2. the scene was very beautiful. the sky was orange with the birds flying, yet i feel uncomfortable with the afternoon if you know what i mean. kita gak ngomong banyak tentang hubungan kita. kita cuma ngomongin langit sore itu yg emg lg banyak burung terbang. dia blg "kamu tau gak, bbrp burung itu ketemu sama pasangannya cuma sekali setahun". gue cuma diem.

bbrp hari setelah kita putus, gue sempet bbrp kali sms dia kalo gue kangen. gue selalu nanya sama dia kenapa kita jadi kaya gini, I always wondered, kenapa ketika gue butuh dia dan mulai into him, dia malah pergi. pertanyaan itu gak pernah kejawab.

beberapa bulan kemudian gue harus pergi ke Jerman untuk magang. dan di airport gue ketemu lagi sama dia. but that was not a sweet goodbye. i was very rude to say such thing at the time he said goodbye for me. dan stelah di dalem pesawat diem2 gue nyesel.

dua tahun setelah itu gue udah punya pacar lagi. dan malem itu gue sama pacar gue dateng ke sebuah acara, and he was there too. satu hal yg lumayan bikin gue kepikiran, dia masih pake karet rambut warna biru gue. dan dia pake itu pas dia main. selama ini dia ada gig dia selalu pake itu ternyata. jadi...yah....

and somehow i know he now playing here there and everywhere.